Kata Kerja Bahasa Jepang – Kata kerja adalah kata yang menunjukkan tindakan, keadaan, atau perubahan yang merupakan hal penting dipelajari ketika sedang mempelajari suatu bahasa.
Dalam bahasa Jepang, ada beberapa jenis kata kerja yang memiliki bentuk dan aturan yang berbeda yang wajib kalian ketahui. Tidak perlu terburu-buru untuk hafal semua kata kerja, kalian bisa menabung menambah setiap hari 100 kata kerja, atau bahkan jika mampu menargetkan hafal 1000 kata kerja dalam bahasa jepang dalam 1bulan.
Nah, Admin bakalan menjelaskan tentang kata kerja bahasa Jepang, contoh penggunaan, dan kosa kata yang berguna untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Jepang Anda.
Kata Kerja Bahasa Jepang
Golongan 1 2 3
Seperti yang kita ketahui bahwa Bahasa ini memiliki banyak fitur yang unik, seperti sistem penulisan yang terdiri dari tiga jenis huruf: kanji, hiragana, dan katakana. Selain itu Bahasa Jepang juga memiliki banyak aturan tata bahasa yang harus dipelajari, salah satunya adalah golongan kata kerja.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa kata kerja merupakan kata yang menunjukkan tindakan, keadaan, atau perubahan. Dalam bahasa Jepang, kata kerja dibagi menjadi tiga golongan, yaitu golongan 1, golongan 2, dan golongan 3. Golongan kata kerja ini penting untuk diketahui, karena menentukan cara mengubah bentuk kata kerja sesuai dengan fungsi dan konteks kalimat.
Bentuk masu adalah salah satu bentuk kata kerja yang paling sering digunakan dalam bahasa Jepang. Bentuk ini digunakan untuk menunjukkan kesopanan, hormat, atau formalitas. Bentuk masu juga digunakan untuk membuat kalimat negatif, masa lalu, permintaan, kemungkinan, dan lain-lain. Untuk membuat bentuk masu, kita harus mengubah akhiran kata kerja sesuai dengan golongannya.
Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang golongan 1 2 3, bentuk masu, 200 kata kerja bahasa Jepang, dan 100 kata kerja bahasa Jepang hiragana. Artikel ini akan memberikan Anda penjelasan, contoh, dan tips yang mudah dipahami dan diingat. Mari kita mulai!
Golongan 1
Golongan 1 adalah golongan kata kerja yang paling banyak jumlahnya dalam bahasa Jepang. Kata kerja golongan 1 memiliki akhiran -u, seperti taberu (makan), nomu (minum), kaku (menulis), yomu (membaca), hanasu (berbicara), aruku (berjalan), oyogu (berenang), dan lain-lain. Kata kerja golongan 1 juga disebut sebagai kata kerja beraturan, karena cara mengubah bentuknya cukup mudah dan konsisten.
Untuk membuat bentuk masu dari kata kerja golongan 1, kita harus menghapus akhiran -u dan menggantinya dengan -imasu. Contohnya:
- Taberu (makan) -> Tabemasu (makan dengan sopan)
- Nomu (minum) -> Nomimasu (minum dengan sopan)
- Kaku (menulis) -> Kakimasu (menulis dengan sopan)
- Yomu (membaca) -> Yomimasu (membaca dengan sopan)
- Hanasu (berbicara) -> Hanashimasu (berbicara dengan sopan)
- Aruku (berjalan) -> Arukimasu (berjalan dengan sopan)
- Oyogu (berenang) -> Oyogimasu (berenang dengan sopan)
Berikut adalah beberapa contoh kalimat dengan bentuk masu dari kata kerja golongan 1:
- Watashi wa mainichi asagohan o tabemasu. (Saya makan sarapan setiap hari.)
- Anata wa nani o nomimasu ka? (Apa yang Anda minum?)
- Kare wa tegami o kakimasu. (Dia menulis surat.)
- Kanojo wa hon o yomimasu. (Dia membaca buku.)
- Watashitachi wa eigo o hanashimasu. (Kami berbicara bahasa Inggris.)
- Kodomo-tachi wa kouen de arukimasu. (Anak-anak berjalan di taman.)
- Kimi wa yoku oyogimasu ne. (Kamu berenang dengan baik ya.)
Golongan 2
Kata kerja Golongan 2 merupakan golongan yang memiliki akhiran -iru atau -eru, seperti miru (melihat), neru (tidur), okiru (bangun), taberu (makan), akeru (membuka), shimeru (menutup), oshieru (mengajar), manaberu (belajar), dan lain-lain.
Kata kerja golongan 2 juga disebut sebagai kata kerja tidak beraturan, karena cara mengubah bentuknya tidak selalu sama dengan golongan 1.
Untuk membuat bentuk masu dari kata kerja golongan 2, kita hanya perlu menghapus akhiran -ru dan menambahkan -masu. Contohnya:
- Miru (melihat) -> Mimasu (melihat dengan sopan)
- Neru (tidur) -> Nemasu (tidur dengan sopan)
- Okiru (bangun) -> Okimasu (bangun dengan sopan)
- Taberu (makan) -> Tabemasu (makan dengan sopan)
- Akeru (membuka) -> Akemasu (membuka dengan sopan)
- Shimeru (menutup) -> Shimemasu (menutup dengan sopan)
- Oshieru (mengajar) -> Oshiemasu (mengajar dengan sopan)
- Manaberu (belajar) -> Manabemasu (belajar dengan sopan)
Berikut adalah beberapa contoh kalimat dengan bentuk masu dari kata kerja golongan 2:
- Ano eiga o mimasu ka? (Apakah Anda akan menonton film itu?)
- Kyou wa hayaku nemasu. (Hari ini saya tidur lebih awal.)
- Ashita wa nanji ni okimasu ka? (Besok Anda bangun jam berapa?)
- Kare wa nani o tabemasu ka? (Apa yang dia makan?)
- Doa o akemasu. (Saya membuka pintu.)
- Mado o shimemasu. (Saya menutup jendela.)
- Sensei wa nihongo o oshiemasu. (Guru mengajar bahasa Jepang.)
- Watashi wa rekishi o manabemasu. (Saya belajar sejarah.)
Golongan 3
Golongan 3 adalah golongan kata kerja yang paling sedikit jumlahnya dalam bahasa Jepang. Kata kerja golongan 3 hanya ada dua, yaitu suru (melakukan) dan kuru (datang). Kata kerja golongan 3 juga disebut sebagai kata kerja sangat tidak beraturan, karena cara mengubah bentuknya sangat berbeda dengan golongan 1 dan 2.
Untuk membuat bentuk masu dari kata kerja golongan 3, kita harus mengganti kata kerja tersebut dengan bentuk khusus yang sudah ditentukan. Contohnya:
- Suru (melakukan) -> Shimasu (melakukan dengan sopan)
- Kuru (datang) -> Kimasu (datang dengan sopan)
Berikut adalah beberapa contoh kalimat dengan bentuk masu dari kata kerja golongan 3:
- Watashi wa shukudai o shimasu. (Saya mengerjakan PR.)
- Kare wa ashita kimasu. (Dia akan datang besok.)
Bentuk Masu
Selain bentuk masu dasar, ada juga bentuk masu lainnya yang dapat digunakan untuk membuat kalimat dengan fungsi dan nuansa yang berbeda. Berikut adalah beberapa bentuk masu lainnya yang sering digunakan dalam bahasa Jepang:
1. Bentuk masu negatif
Digunakan untuk menunjukkan kalimat penyangkalan. Caranya adalah dengan mengganti -masu dengan -masen. Contohnya: Tabemasu (makan dengan sopan) -> Tabemasen (tidak makan dengan sopan).
2. Bentuk masu masa lalu
Digunakan untuk menunjukkan kalimat yang terjadi di masa lalu. Caranya adalah dengan mengganti -masu dengan -mashita. Contohnya: Tabemasu (makan dengan sopan) -> Tabemashita (makan dengan sopan di masa lalu).
3. Bentuk masu negatif masa lalu
Digunakan untuk menunjukkan kalimat penyangkalan yang terjadi di masa lalu. Caranya adalah dengan mengganti -masu dengan -masen deshita. Contohnya: Tabemasu (makan dengan sopan) -> Tabemasen deshita (tidak makan dengan sopan di masa lalu).
4. Bentuk masu permintaan
Digunakan untuk menunjukkan kalimat permintaan atau ajakan. Caranya adalah dengan menambahkan -te kudasai setelah bentuk masu. Contohnya: Tabemasu (makan dengan sopan) -> Tabete kudasai (tolong makan dengan sopan).
5. Bentuk masu kemungkinan
Digunakan untuk menunjukkan kalimat kemungkinan atau spekulasi. Caranya adalah dengan mengganti -masu dengan -masu ka. Contohnya: Tabemasu (makan dengan sopan) -> Tabemasu ka (mungkin makan dengan sopan).
Berikut adalah beberapa contoh kalimat dengan bentuk masu lainnya:
- Watashi wa kouhii o nomimasen. (Saya tidak minum kopi.)
- Ano hito wa kinou eiga o mimashita. (Orang itu menonton film kemarin.)
- Kanojo wa benkyou o shimasen deshita. (Dia tidak belajar.)
- Issho ni arukimasen ka? (Mau berjalan bersama?)
- Kare wa byouki o okimashita ka? (Apakah dia sakit?)
Bahasa Jepang Ayah, Sinonim, Dan Cara Penggunaan Hingga Contoh Percakapan
200 Kata Kerja Bahasa Jepang
Setelah mempelajari golongan dan bentuk masu dari kata kerja bahasa Jepang, sekarang kita akan melihat 200 kata kerja bahasa Jepang yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Kata kerja ini akan disajikan dalam bentuk kamus, yaitu bentuk dasar yang belum diubah. Kata kerja ini juga akan diberi arti dalam bahasa Indonesia, dan contoh kalimat dengan bentuk masu.
Mari kita lihat daftar 200 kata kerja bahasa Jepang berikut:
| No. | Kata Kerja | Arti | Contoh Kalimat |
|---|---|---|---|
| 1 | Au | Bertemu | Watashi wa tomodachi to aimasu. (Saya bertemu dengan teman.) |
| 2 | Aruku | Berjalan | Kare wa michi o arukimasu. (Dia berjalan di jalan.) |
| 3 | Asobu | Bermain | Kodomo-tachi wa soto de asobimasu. (Anak-anak bermain di luar.) |
| 4 | Akeru | Membuka | Watashi wa hako o akemasu. (Saya membuka kotak.) |
| 5 | Ageru | Memberi | Kanojo wa watashi ni hon o agemasu. (Dia memberi saya buku.) |
| 6 | Abunai | Berbahaya | Sono basho wa abunaimasu. (Tempat itu berbahaya.) |
| 7 | Iu | Berkata | Kare wa nani o iimasu ka? (Apa yang dia katakan?) |
| 8 | Iku | Pergi | Watashi wa gakkou ni ikimasu. (Saya pergi ke sekolah.) |
| 9 | Isogu | Bergegas | Anata wa isogimasu ka? (Apakah Anda bergegas?) |
| 10 | Iru | Ada | Koko ni neko ga irimasu. (Ada kucing di sini.) |
| 11 | Utau | Bernyanyi | Kanojo wa uta o utaimasu. (Dia bernyanyi lagu.) |
| 12 | Uru | Menjual | Kono mise wa yasai o urimasu. (Toko ini menjual sayur.) |
| 13 | Umareru | Lahir | Kare wa nihon de umaremashita. (Dia lahir di Jepang.) |
| 14 | Ukeru | Menerima | Watashi wa purezento o ukemashita. (Saya menerima hadiah.) |
| 15 | Ugoku | Bergerak | Kuruma wa ugokimasu. (Mobil bergerak.) |
| 16 | Eru | Mendapatkan | Kare wa shigoto o emashita. (Dia mendapatkan pekerjaan.) |
| 17 | Oboeru | Mengingat | Watashi wa namae o oboemashita. (Saya mengingat nama.) |
| 18 | Omoshiroi | Menarik | Sono hon wa omoshiroimasu. (Buku itu menarik.) |
| 19 | Oshieru | Mengajar | Sensei wa watashi ni nihongo o oshiemasu. (Guru mengajar saya bahasa Jepang.) |
| 20 | Okiru | Bangun | Watashi wa hayaku okimasu. (Saya bangun lebih awal.) |
| 21 | Kau | Membeli | Watashi wa kutsu o kaimasu. (Saya membeli sepatu.) |
| 22 | Kaku | Menulis | Watashi wa tegami o kakimasu. (Saya menulis surat.) |
| 23 | Kaeru | Pulang | Watashi wa ie ni kaerimasu. (Saya pulang ke rumah.) |
| 24 | Kakeru | Lari | Kare wa hayaku kakerimasu. (Dia lari cepat.) |
| 25 | Kiru | Memakai | Watashi wa kirei na fuku o kirimasu. (Saya memakai baju yang cantik.) |
| 26 | Kiku | Mendengar | Watashi wa ongaku o kikimasu. (Saya mendengar musik.) |
| 27 | Kiru | Memotong | Watashi wa kami o kirimasu. (Saya memotong kertas.) |
| 28 | Kiru | Mengurangi | Watashi wa shio o kirimasu. (Saya mengurangi garam.) |
| 29 | Kiru | Berhenti | Kare wa tabako o kirimasu. (Dia berhenti merokok.) |
| 30 | Kiru | Menyambung | Watashi wa denwa o kirimasu. (Saya menyambung telepon.) |
| 31 | Kuru | Datang | Anata wa itsu kimasu ka? (Kapan Anda datang?) |
| 32 | Kesu | Menghapus | Watashi wa boru pen de kesu. (Saya menghapus dengan bolpoin.) |
| 33 | Keru | Menendang | Kare wa boru o kerimasu. (Dia menendang bola.) |
| 34 | Keru | Bekerja | Watashi wa kaisha de kerimasu. (Saya bekerja di perusahaan.) |
| 35 | Keru | Menyala | Denki ga kerimasu. (Listrik menyala.) |
| 36 | Keru | Matikan | Denki o kerimasu. (Saya mematikan listrik.) |
| 37 | Koeru | Melewati | Watashi wa hashi o koemasu. (Saya melewati jembatan.) |
| 38 | Koeru | Melampaui | Kare wa watashi o koemasu. (Dia melampaui saya.) |
| 39 | Koeru | Mengatasi | Watashi wa nayami o koemasu. (Saya mengatasi masalah.) |
| 40 | Koeru | Menerjemahkan | Watashi wa eigo o nihongo ni koemasu. (Saya menerjemahkan bahasa Inggris ke bahasa Jepang.) |
| 41 | Saku | Mekar | Hana ga sakimasu. (Bunga mekar.) |
| 42 | Saku | Robek | Kutsu ga sakimasu. (Sepatu robek.) |
| 43 | Saku | Berlaku | Pasupooto ga sakimasu. (Paspor berlaku.) |
| 44 | Saku | Bekerja | Kono kikai wa sakimasu. (Mesin ini bekerja.) |
| 45 | Saku | Mencari | Watashi wa shigoto o sakimasu. (Saya mencari pekerjaan.) |
| 46 | Sasu | Menusuk | Kare wa naifu de sasimasu. (Dia menusuk dengan pisau.) |
| 47 | Sasu | Menunjuk | Kanojo wa sora o sashimasu. (Dia menunjuk langit.) |
| 48 | Sasu | Menyinari | Taiyou ga sashimasu. (Matahari menyinari.) |
| 49 | Sasu | Menyimpan | Watashi wa okane o sashimasu. (Saya menyimpan uang.) |
| 50 | Sasu | Menyelipkan | Watashi wa kami o hon ni sashimasu. (Saya menyelipkan kertas di buku.) |
| 51 | Sakeru | Menghindari | Watashi wa kare o sakerimasu. (Saya menghindari dia.) |
| 52 | Sakeru | Terpisah | Watashi wa kare to sakerimashita. (Saya terpisah dengan dia.) |
| 53 | Sakeru | Bercerai | Kare wa tsuma to sakerimashita. (Dia bercerai dengan istrinya.) |
| 54 | Sakeru | Menyaring | Watashi wa ocha o sakerimasu. (Saya menyaring teh.) |
| 55 | Sakeru | Menyembelih | Kare wa buta o sakerimasu. (Dia menyembelih babi.) |
| 56 | Saru | Menjauh | Kare wa watashi kara sarimasu. (Dia menjauh dari saya.) |
| 57 | Saru | Menyisakan | Watashi wa tabemono o sarimasu. (Saya menyisakan makanan.) |
| 58 | Saru | Menyerahkan | Watashi wa shiken o sarimasu. (Saya menyerahkan ujian.) |
| 59 | Saru | Menyelamatkan | Kare wa inu o sarimasu. (Dia menyelamatkan anjing.) |
| 60 | Saru | Menyembuhkan | Kanojo wa byouki o sarimasu. (Dia menyembuhkan penyakit.) |
| 61 | Shiru | Tahu | Watashi wa kare o shirimasu. (Saya tahu dia.) |
| 62 | Shiru | Mengetahui | Watashi wa kono mondai o shirimasu. (Saya mengetahui masalah ini.) |
| 63 | Shiru | Mengenal | Watashi wa kare to shirimasu. (Saya mengenal dia.) |
| 64 | Shiru | Mengakui | Kare wa watashi no chikara o shirimasu. (Dia mengakui kekuatan saya.) |
| 65 | Shiru | Menginformasikan | Shirimasu. (Saya menginformasikan.) |
| 66 | Shinu | Mati | Kare wa shinimasu. (Dia mati.) |
| 67 | Shinjiru | Percaya | Watashi wa kare o shinjimasu. (Saya percaya dia.) |
| 68 | Shinjiru | Mempercayai | Watashi wa kami o shinjimasu. (Saya mempercayai Tuhan.) |
| 69 | Shinjiru | Meyakini | Watashi wa yume o shinjimasu. (Saya meyakini mimpi.) |
| 70 | Shinjiru | Menghormati | Watashi wa sensei o shinjimasu. (Saya menghormati guru.) |
| 71 | Sukeru | Menyukai | Watashi wa kare o suki desu. (Saya menyukai dia.) |
| 72 | Sukeru | Menyukuri | Watashi wa inochi o sukeru. (Saya menyukuri hidup.) |
| 73 | Sukeru | Menyedot | Kare wa suupu o sukeru. (Dia menyedot sup.) |
| 74 | Sukeru | Menyaring | Watashi wa mizu o sukeru. (Saya menyaring air.) |
| 75 | Sukeru | Menyembunyikan | Kare wa himitsu o sukeru. (Dia menyembunyikan rahasia.) |
| 76 | Suteru | Membuang | Watashi wa gomi o suteru. (Saya membuang sampah.) |
| 77 | Suteru | Melempar | Kare wa boru o suteru. (Dia melempar bola.) |
| 78 | Suteru | Menyerah | Watashi wa akirameru. (Saya menyerah.) |
| 79 | Suteru | Menolak | Kanojo wa watashi o suteru. (Dia menolak saya.) |
| 80 | Suteru | Menipu | Kare wa watashi o suteru. (Dia menipu saya.) |
| 81 | Suwaru | Duduk | Watashi wa isu ni suwaru. (Saya duduk di kursi.) |
| 82 | Suwaru | Bertengger | Watashi wa eda ni suwaru. (Saya bertengger di cabang.) |
| 83 | Suwaru | Berpartisipasi | Watashi wa kai ni suwaru. (Saya berpartisipasi dalam rapat.) |
| 84 | Suwaru | Bermeditasi | Kare wa zazen o suwaru. (Dia bermeditasi dengan duduk bersila.) |
| 85 | Suwaru | Berhenti | Kuruma wa suwaru. (Mobil berhenti.) |
| 86 | Sewa | Menyewa | Watashi wa apaato o sewa. (Saya menyewa apartemen.) |
| 87 | Sewa | Menyewakan | Kare wa kuruma o sewa. (Dia menyewakan mobil.) |
| 88 | Sewa | Menghabiskan | Watashi wa jikan o sewa. (Saya menghabiskan waktu.) |
| 89 | Sewa | Mengorbankan | Kanojo wa inochi o sewa. (Dia mengorbankan hidupnya.) |
| 90 | Sewa | Menyelamatkan | Kare wa watashi o sewa. (Dia menyelamatkan saya.) |
| 91 | Taberu | Makan | Watashi wa gohan o taberu. (Saya makan nasi.) |
| 92 | Taberu | Menghabiskan | Watashi wa okane o taberu. (Saya menghabiskan uang.) |
| 93 | Taberu | Menderita | Kare wa kurushimi o taberu. (Dia menderita penderitaan.) |
| 94 | Taberu | Mengalahkan | Kanojo wa aite o taberu. (Dia mengalahkan lawan.) |
| 95 | Taberu | Menikmati | Watashi wa kono eiga o taberu. (Saya menikmati film ini.) |
| 96 | Tatsu | Berdiri | |
| 97 | Tatsu | Bangkit | Kare wa tachiagaru. (Dia bangkit.) |
| 98 | Tatsu | Meninggalkan | Watashi wa kare o tatsu. (Saya meninggalkan dia.) |
| 99 | Tatsu | Mendirikan | Kare wa kaisha o tatsu. (Dia mendirikan perusahaan.) |
| 100 | Tatsu | Mengangkat | Watashi wa te o tatsu. (Saya mengangkat tangan.) |
| 101 | Tatsu | Berlaku | Kono kippu wa tatsu. (Tiket ini berlaku.) |
| 102 | Tsukau | Menggunakan | Watashi wa pen o tsukau. (Saya menggunakan pena.) |
| 103 | Tsukau | Menghabiskan | Watashi wa jikan o tsukau. (Saya menghabiskan waktu.) |
| 104 | Tsukau | Mengunjungi | Watashi wa tomodachi o tsukau. (Saya mengunjungi teman.) |
| 105 | Tsukau | Mengalami | Watashi wa shiawase o tsukau. (Saya mengalami kebahagiaan.) |
| 106 | Tsukau | Mengurus | Watashi wa kazoku o tsukau. (Saya mengurus keluarga.) |
| 107 | Tsukuru | Membuat | Watashi wa keeki o tsukuru. (Saya membuat kue.) |
| 108 | Tsukuru | Menciptakan | Kare wa uta o tsukuru. (Dia menciptakan lagu.) |
| 109 | Tsukuru | Memproduksi | Kanojo wa eiga o tsukuru. (Dia memproduksi film.) |
| 110 | Tsukuru | Menyiapkan | Watashi wa shukudai o tsukuru. (Saya menyiapkan PR.) |
| 111 | Tsukuru | Menetapkan | Watashi wa yotei o tsukuru. (Saya menetapkan rencana.) |
| 112 | Tsuku | Menempel | |
| 113 | Tsuku | Tiba | Watashi wa eki ni tsuku. (Saya tiba di stasiun.) |
| 114 | Tsuku | Berlaku | Kono kippu wa tsuku. (Tiket ini berlaku.) |
| 115 | Tsuku | Mengerti | Watashi wa kare no kimochi o tsuku. (Saya mengerti perasaan dia.) |
| 116 | Tsuku | Mengikuti | Watashi wa sensei no hanashi o tsuku. (Saya mengikuti cerita guru.) |
| 117 | Tsuku | Mencapai | Watashi wa mokuhyou o tsuku. (Saya mencapai tujuan.) |
| 118 | Tsukeru | Menyalakan | Watashi wa denki o tsukeru. (Saya menyalakan listrik.) |
| 119 | Tsukeru | Memasang | Watashi wa megane o tsukeru. (Saya memasang kacamata.) |
| 120 | Tsukeru | Menempelkan | Watashi wa shiiru o tsukeru. (Saya menempelkan stiker.) |
| 121 | Tsukeru | Menyertakan | Watashi wa shashin o tsukeru. (Saya menyertakan foto.) |
| 122 | Tsukeru | Menyebabkan | Kare wa jiko o tsukeru. (Dia menyebabkan kecelakaan.) |
| 123 | Tsukuru | Membuat | Watashi wa keeki o tsukuru. (Saya membuat kue.) |
Kata Kerja Lainnya
| Kata Kerja | Bentuk Dasar | Arti |
|---|---|---|
| Belajar | 勉強する (benkyou suru) | to study |
| Bekerja | 働く (hataraku) | to work |
| Berbelanja | 買い物する (kaimono suru) | to shop |
| Berjalan | 歩く (aruku) | to walk |
| Berlari | 走る (hashiru) | to run |
| Bermain | 遊ぶ (asobu) | to play |
| Bicara | 話す (hanasu) | to talk |
| Dengar | 聞く (kiku) | to listen |
| Makan | 食べる (taberu) | to eat |
| Minum | 飲む (nomu) | to drink |
| Tulis | 書く (kaku) | to write |
| Baca | 読む (yomu) | to read |
| Tidur | 寝る (neru) | to sleep |
| Bangun | 起きる (okiru) | to wake up |
| Mandi | 風呂に入る (furo ni hairu) | to take a bath |
| Ganti baju | 着替える (kigaeru) | to change clothes |
| Sikat gigi | 歯を磨く (ha o migaku) | to brush teeth |
| Sarapan | 朝ご飯を食べる (asagohan o taberu) | to eat breakfast |
| Berangkat | 出かける (dekakeru) | to go out |
| Naik | 乗る (noru) | to ride |
| Turun | 降りる (oriru) | to get off |
| Sampai | 着く (tsuku) | to arrive |
| Pulang | 帰る (kaeru) | to return |
Kata kerja di bahasa Jepang memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dengan bahasa lain. Berikut adalah beberapa ciri khas tersebut:
- Selalu berada di akhir kalimat. Contoh: 私は本を読みます (Watashi wa hon o yomimasu) artinya Saya membaca buku.
- Memiliki bentuk dasar yang berakhiran dengan huruf u. Contoh: 読む (yomu) artinya membaca, 食べる (taberu) artinya makan, 行く (iku) artinya pergi.
- Dapat berubah bentuk sesuai dengan waktu, aspek, atau sopan santun. Contoh: 読む (yomu) dapat berubah menjadi 読みました (yomimashita) artinya sudah membaca, 読んでいます (yonde imasu) artinya sedang membaca, 読みます (yomimasu) artinya akan membaca, 読みましょう (yomimashou) artinya ayo membaca.
- B digabungkan dengan partikel atau kata lain untuk membentuk frasa kata kerja yang memiliki makna khusus. Contoh: 読み始める (yomihajimeru) artinya mulai membaca, 読み終える (yomioeru) artinya selesai membaca, 読み直す (yominaosu) artinya membaca ulang.
Contoh Penggunaan Kata Kerja Bahasa Jepang
Untuk memahami cara menggunakan kata kerja bahasa Jepang, Anda perlu mengetahui struktur kalimat dasar bahasa Jepang. Struktur kalimat dasar bahasa Jepang adalah S + O + V, yaitu subjek + objek + kata kerja. Subjek dan objek dapat dihilangkan jika sudah jelas dari konteks. Partikel digunakan untuk menunjukkan fungsi dari masing-masing unsur dalam kalimat. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata kerja bahasa Jepang dalam kalimat:
- 私は昨日、友達と映画を見ました (Watashi wa kinou, tomodachi to eiga o mimashita) artinya Saya kemarin menonton film dengan teman. Dalam kalimat ini, 私 (watashi) adalah subjek, 昨日 (kinou) adalah keterangan waktu, 友達と (tomodachi to) adalah keterangan bersama siapa, 映画 (eiga) adalah objek, dan 見ました (mimashita) adalah kata kerja dalam bentuk lampau sopan.
- 彼はピアノが上手です (Kare wa piano ga jouzu desu) artinya Dia pandai bermain piano. Dalam kalimat ini, 彼 (kare) adalah subjek, ピアノ (piano) adalah objek, 上手 (jouzu) adalah kata sifat, dan です (desu) adalah kata kerja yang menunjukkan keadaan.
- 明日、旅行に行きますか (Ashita, ryokou ni ikimasu ka) artinya Besok, kamu pergi berlibur? Dalam kalimat ini, 明日 (ashita) adalah keterangan waktu, 旅行に (ryokou ni) adalah keterangan tujuan, 行きます (ikimasu) adalah kata kerja dalam bentuk masa depan sopan, dan か (ka) adalah partikel yang menunjukkan pertanyaan.
- この本は面白くて、一気に読んでしまいました (Kono hon wa omoshirokute, ikki ni yonde shimaimashita) artinya Buku ini menarik, dan saya membacanya sekaligus. Dalam kalimat ini, この本 (kono hon) adalah subjek, 面白くて (omoshirokute) adalah kata sifat yang digabungkan dengan partikel て (te) untuk menunjukkan alasan, 一気に (ikki ni) adalah keterangan cara, 読んでしまいました (yonde shimaimashita) adalah frasa kata kerja yang menunjukkan tindakan yang selesai dengan rasa penyesalan atau kejutan.
Akhir kata
Untuk meningkatkan kemampuan kalian, maka perlu memperkaya kosa kata kata kerja dalam bahasa Jepang Anda. Ada banyak kata kerja bahasa Jepang yang dapat Anda pelajari, tetapi berikut adalah beberapa kata kerja yang sering digunakan dan berguna untuk berbagai situasi:KesimpulanKata kerja bahasa Jepang adalah salah satu aspek yang penting dan menarik untuk dipelajari.
Dengan memahami jenis, bentuk, dan aturan kata kerja bahasa Jepang, kamu dapat membuat kalimat yang benar dan bermakna. Selain itu, dengan memperkaya kosa kata kata kerja bahasa Jepang, kalian bisa berkomunikasi lebih lancar dan efektif dalam berbagai situasi.
Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu Anda dalam belajar bahasa Jepang. Terima kasih telah membaca artikel ini sampai selesai. さようなら (Sayounara) artinya selamat tinggal.