Cara Transfer Kuliah Ke Universitas Lain

Cara Transfer Kuliah Ke Universitas Lain

Perpindahan jurusan atau transfer ke universitas lain memang sudah umum dilakukan di masa perkuliahan, beberapa mahasiswa bertanya apakah bisa pindah jurusan ke kampus lain dan bagaimana caranya.

Banyak faktor yang dapat mendorong terjadinya perpindahan jurusan atau perpindahan universitas dalam program studi yang sama.

Salah satu alasan terjadinya transfer kuliah ke universitas lain adalah mahasiswa yang bersangkutan harus pindah domisili sehingga tidak memungkinkan untuk tetap berkuliah di universitas yang lama.

Ada juga yang beralasan karena pada saat mendaftarakan kuliah tidak sesuai dengan universitas yang di minati bisa jadi salah jurusan, maupun fasilitas di kampus tersebut tidak sesuai ekspektasi.

cara pindah jurusan ke universitas lain

Jadi tenang saja kamu gak sendirian kok, banyak juga yang berniat untuk pindah jurusan, dan memang kebanyakan berpindah pada saat semester 3.

Untuk menindak lanjuti hal ini, Kementerian Pendidikan Nasional pun mengatur hal-hal yang berhubungan dengan proses transfer mahasiswa dari satu universitas ke universitas lain.

Langkah-Langkah Transfer Kuliah ke Universitas Lain

Tidak hanya masalah domisili yang menjadi latar belakang perpindahan mahasiswa, pertukaran mahasiswa ke universitas di luar negeri terkadang juga menjadi latar belakang perpindahan ini.

Langkah-langkah transfer atau pindah ke universitas lain adalah sebagai berikut :

  1. Pastikan bahwa Anda adalah mahasiswa aktif yang terdaftar dalam universitas legal yang masuk dalam daftar dikti. Hal ini dapat dibuktikan dan diverifikasi dalam situs dikti
  2. Untuk transfer atau pindah universitas, ada beberapa universitas yang memiliki syarat khusus tertentu. Seperti nilai batasan minimal nilai IPK. Umumnya batas minim IPK yang harus dimiliki mahasiswa calon pindahan adalah 2.75
  3. Mahasiswa mengetahui dengan pasti bahwa jurusan di universitas yang dituju memiliki kuota penerimaan untuk mahasiswa pindahan atau transfer.

Itulah beberapa langkah yang harus diperhatikan sebelum seorang mahasiswa mengajukan perpindahan atau transfer.

Syarat Khusus untuk Transfer Kuliah ke Universitas Lain

Selain syarat-syarat umum yang harus diperhatikan calon mahasiswa pindahan atau transfer, ada beberapa syarat khusus yang harus dipenuhi agar perpindahan universitas ini dapat berjalan lancar.

Beberapa diantaranya adalah :

– Melakukan penyerataan nilai pada universitas sebelumnya. Ada beberapa nilai mata kuliah yang dapat digunakan di universitas tujuan. Penyetaraan nilai ini wajib dilakukan sebelum mahasiswa benar-benar dapat melakukan perpindahan. Pihak Universitas tujuan akan memberikan informasi dan ketentuan-ketentuan berlaku mengenai penyetaraan nilai ini.
– Calon mahasiswa pindahan memiliki surat penerimaan yang menyatakan penerimaan di jurusan atau program studi tujuan. Selain itu perpindahan mahasiswa ini juga harus dilaporkan ke Dikti sebagai bukti keabsahan perpindahan mahasiswa tersebut.

Itulah dua syarat utama yang harus dimiliki seorang mahasiswa yang ingin mengajukan transfer atau pindah ke universitas lain. Namun sebelum itu ada beberapa hal yang harus kamu tahu sebelum pindah kuliah.

Hal-Hal yang Perlu diperhatikan oleh Mahasiswa Pindahan atau Transfer

Pindah universitas memang akan melalui proses panjang yang cenderung berbelit-belit. Hal ini dikarenakan mahasiswa transfer ini nantinya akan diberikan Nomor Induk Mahasiswa baru yang terintegrasi pada sistem Dikti.

Beberapa universitas memang memiliki jurusan atau program studi yang sama. Tetapi bobot SKS ataupun jumlah mata kuliah merupakan kebijakan dari universitas itu sendiri. calon mahasiswa transfer harus memperhatikan bahwa dengan penyetaraan nilai yang menjadi syarat wajib transfer, beberapa mata kuliah di universitas lama tidak akan terpakai di universitas baru atau universitas tujuan.

Baca Juga : Inilah Jurusan Kuliah Dengan Gaji Besar dan Prospek Kerja Bagus

Selain itu, dengan melakukan pindah kuliah atau transfer program studi, bisa dipastikan bahwa mahasiswa ini harus mengejar beberapa mata kuliah yang mungkin tidak ada pada universitas sebelumnya. Artinya waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masa perkuliahan mungkin akan mundur dari perkiraan pada umumnya.

Transfer kuliah atau perpindahan ini tidak hanya dapat diaplikasikan pada universitas yang ada di dalam negeri. Tetapi transfer ke universitas lain itu juga umum terjadi pada program perkuliahan double degree yang biasanya melibatkan universitas-universitas yang ada di luar negeri.

[saswp_tiny_multiple_faq headline-0=”h3″ question-0=”Bisakah pindah kuliah ke universitas lain?” answer-0=”Jadi ada banyak aturan yang harus dipahami saat pindah kampus. Transfer antar kampus sangat memungkinkan bagi semua mahasiswa dari seluruh universitas di Indonesia. Langkah ini juga bisa Anda lakukan jika ada alasan yang kuat dan mendesak.” image-0=”” headline-1=”h3″ question-1=”Apa saja persyaratan pindah kampus?” answer-1=”Sertifikat transfer dari universitas asal. Transkrip nilai akademik/prestasi dari negara asal universitas. Sertifikat/SK akreditasi program studi, paling kurang sama dengan akreditasi program studi yang bersangkutan. Sertifikat perilaku baik dari universitas asal. ” image-1=”” headline-2=”h3″ question-2=”Apa yang dimaksud dengan mahasiswa transfer?” answer-2=”Mahasiswa pindahan adalah mahasiswa yang masuk pada program studi (Prodi) dengan cara pindah mata kuliah yang diperoleh dari program studi lain, baik dari universitas (PT) maupun dari luar PT. ” image-2=”” headline-3=”h3″ question-3=”Apakah pindah jurusan harus mengulang?” answer-3=”Jika Anda berpindah jurusan saat masih kuliah atau universitas, Anda tidak harus mengulang semua tahapan kuliah dari awal. Kredit untuk kursus umum yang diambil akan tetap dihitung meskipun Anda mengubah jurusan Anda. Tapi tentu saja Anda harus mengambil kotak wajib lagi dari awal.” image-3=”” count=”4″ html=”true”]