Bahasa Jepang Sama Sama, Cara Menjawab Ucapan Terima Kasih dengan Sopan dan Benar

Bahasa Jepang Sama Sama – Kalian pernah mengucapkan terima kasih dalam bahasa Jepang?

Apakah sudah tahu bagaimana cara menjawab ucapan terima kasih dalam bahasa Jepang? Nah buat kalian yang belum tahu, maka artikel ini cocok kalian. Dalam artikel ini, kami akan membahas tentang berbagai cara untuk mengucapkan sama sama menggunakan Bahasa jepang, yaitu ungkapan yang digunakan untuk merespon ucapan terima kasih dalam bahasa Jepang.

Mengucapkan sama sama adalah salah satu hal yang penting dalam berkomunikasi dengan orang Jepang.

Dengan mengucapkan sama sama, kalian bisa menunjukkan rasa hormat, penghargaan, dan kerjasama kepada orang yang telah berterima kasih kepada kalian. Selain itu, mengucapkan sama sama dengan Bahasa jepang juga bisa meningkatkan hubungan yang baik dan harmonis dengan orang Jepang.

Ucapan Sama sama dalam Bahasa Jepang

Namun, kalian harus berhati-hati dalam memilih ungkapan yang tepat untuk mengucapkan bahasa Jepang sama sama.

Pasalnya, bahasa Jepang memiliki berbagai tingkat kesopanan dan formalitas yang harus disesuaikan dengan situasi, konteks, dan hubungan antara pembicara dan pendengar. Jika kalian salah memilih ungkapan, maka bisa dianggap tidak sopan, tidak tahu adat, atau bahkan menyinggung perasaan orang Jepang.

Oleh karena itu, dalam artikel ini, kami akan menjelaskan tentang berbagai ungkapan yang bisa digunakan untuk mengucapkan Sama sama memakai , beserta contoh penggunaannya dalam percakapan sehari-hari.

Kami juga akan memberikan beberapa tips dan trik untuk mengucapkan bahasa Jepang sama-sama dengan cara yang benar dan sopan. Mari kita mulai!

1. Douitashimashite (どういたしまして)

Salah satu ungkapan yang paling umum dan sering diajarkan untuk mengucapkan  sama sama memakai bahasa jepang adalah douitashimashite (どういたしまして).

Ungkapan ini dapat biasanya dipakai dalam situasi formal maupun informal, dan merupakan bentuk bahasa Jepang sama sama yang paling sering didengar. Douitashimashite bisa diucapkan kepada siapa saja, baik itu teman, keluarga, rekan kerja, atasan, bawahan, atau orang asing.

Contoh penggunaan douitashimashite dalam percakapan sehari-hari adalah sebagai berikut:

A: Sumimasen, kono kaban wa anata no desu ka? (Permisi, tas ini milik Anda kah?)B: Hai, watashi no desu. (Ya, milik saya.)

A: Dozo, oazuke kudasai. (Ini, silakan ambil.)
B: Arigatou gozaimasu. (Terima kasih.)
A: Douitashimashite. (Sama-sama.)

A: Omedetou, gakusei kaishou ni eranda ne. (Selamat, kamu terpilih menjadi ketua osis.)
B: Arigatou, kimi no ouen ga aru kara dekiru yo. (Terima kasih, karena ada dukunganmu, aku bisa melakukannya.)
A: Douitashimashite, kimi mo ganbatte ne. (Sama-sama, kamu juga semangat ya.)

A: Kyou wa oishii gohan o arigatou. (Terima kasih untuk makanan enak hari ini.)
B: Douitashimashite, mata kite ne. (Sama-sama, datang lagi ya.)
A: Hai, mata ne. (Ya, sampai jumpa.)

Perlu diperhatikan bahwa douitashimashite memiliki nuansa yang merendah, yaitu seolah-olah kita tidak merasa berbuat apa-apa atau tidak merepotkan orang lain.

Oleh karena itu, ungkapan ini cocok digunakan untuk menjawab ucapan terima kasih atas hal-hal yang kecil, sederhana, atau sepele. Namun, jika kita merasa telah berbuat sesuatu yang besar, penting, atau berarti bagi orang lain, maka kita bisa menggunakan ungkapan lain yang lebih sesuai.

Angka dalam Bahasa Jepang Dari Nol Hingga Triliun

2. Iie, iie (いいえ、いいえ)

Salah satu ungkapan yang lebih singkat dan praktis dari douitashimashite adalah iie, iie (いいえ、いいえ).

Ungkapan ini dapat digunakan dalam situasi formal maupun informal, tetapi lebih sering digunakan dalam situasi yang tidak terlalu serius atau penting. Iie, iie bisa diucapkan kepada siapa saja, tetapi lebih cocok untuk orang yang sudah saling kenal atau bersahabat.

Contoh penggunaan iie, iie dalam percakapan sehari-hari adalah sebagai berikut:

A: Koko ni suwaru? (Duduk di sini?)
B: Un, iie, iie. (Iya, tidak, tidak.)

A: Kono hon o kashite ageru yo. (Aku pinjami buku ini ya.)
B: Iie, iie, kimi ni ageru yo. (Tidak, tidak, aku kasih ke kamu.)

A: Otsukaresama desu. (Selamat beristirahat.)
B: Iie, iie, kimi mo ne. (Tidak, tidak, kamu juga ya.)

Perlu diperhatikan bahwa iie, iie memiliki nuansa yang menolak, yaitu seolah-olah kita tidak mau menerima ucapan terima kasih atau pujian dari orang lain.

Oleh karena itu, ungkapan ini cocok digunakan untuk menjawab ucapan terima kasih atas hal-hal yang biasa, sepele, atau tidak perlu diucapkan terima kasih. Namun, jika kita merasa bahwa ucapan terima kasih atau pujian tersebut pantas atau berharga bagi kita, maka kita bisa menggunakan ungkapan lain yang lebih sesuai.

3. Kochira koso (こちらこそ)

Salah satu ungkapan yang lebih timbal balik dari douitashimashite adalah kochira koso (こちらこそ).

Ungkapan ini dapat digunakan untuk mengucapkan bahasa Jepang sama sama sekaligus mengembalikan ucapan terima kasih atau pujian kepada orang yang mengucapkannya kepada kita.

Kochira koso bisa diucapkan kepada siapa saja, tetapi lebih cocok untuk orang yang kita hormati, kagumi, atau cintai, seperti orang tua, guru, idola, atau pasangan.

Contoh penggunaan kochira koso dalam percakapan sehari-hari adalah sebagai berikut:

A: Sensei, kyou wa jugyou o arigatou gozaimasu. (Guru, terima kasih untuk pelajaran hari ini.)
B: Kochira koso, minna no seiseki ni arigatou gozaimasu. (Saya juga, terima kasih untuk prestasi kalian semua.)

A: Isha-san, kono aida wa osewa ni narimashita. (Dokter, terima kasih atas perawatan Anda beberapa waktu lalu.)
B: Kochira koso, anata no genki na sugata ni arigatou gozaimasu. (Saya juga, terima kasih karena bisa melihat Anda sehat.)

A: Aishiteru yo, itsumo soba ni ite kurete arigatou. (Aku mencintaimu, terima kasih telah selalu ada di sisiku.)
B: Kochira koso, aishiteru yo, anata to issho ni irareru koto ni arigatou. (Saya juga, aku mencintaimu, terima kasih karena bisa bersamamu.)

Perlu diperhatikan bahwa kochira koso memiliki nuansa yang saling menghargai, yaitu seolah-olah kita merasa bahwa orang yang mengucapkan terima kasih atau pujian kepada kita juga pantas mendapatkan ucapan terima kasih atau pujian dari kita.

Oleh karena itu, ungkapan ini cocok digunakan untuk menjawab ucapan terima kasih atau pujian atas hal-hal yang besar, penting, atau berarti bagi kita dan orang lain. Namun, jika kita merasa bahwa ucapan terima kasih atau pujian tersebut tidak sebanding atau tidak perlu dikembalikan, maka kita bisa menggunakan ungkapan lain yang lebih sesuai.

4. Sonochi wa (その後は)

Salah satu ungkapan yang lebih peduli dan ramah dari douitashimashite adalah sonochi wa (その後は).

Ungkapan ini dapat digunakan untuk mengucapkan bahasa Jepang sama sama sekaligus menanyakan kabar atau keadaan orang yang mengucapkan terima kasih kepada kita. Sonochi wa bisa diucapkan kepada siapa saja, tetapi lebih cocok untuk orang yang kita sayangi, perhatikan, atau khawatirkan, seperti keluarga, teman, atau pasangan.

Contoh penggunaan sonochi wa dalam percakapan sehari-hari adalah sebagai berikut:

A: Okaasan, watashi o sodatete kurete arigatou. (Ibu, terima kasih telah membesarkan saya.)
B: Sonochi wa, daigaku de tanoshiku sugoshite iru no? (Sama-sama, bagaimana kabarmu di universitas? Apakah kamu menikmatinya?)

A: Tomodachi, kono mae wa kaze o hiite gomen ne. (Teman, maaf ya minggu lalu aku sakit flu.)
B: Sonochi wa, genki ni natta no? (Sama-sama, apakah kamu sudah sembuh?)

A: Koibito, kinou wa tanjoubi o omedetou. (Kekasih, selamat ulang tahun kemarin.)
B: Sonochi wa, purezento wa ki ni itta no? (Sama-sama, apakah kamu suka dengan hadiahnya?)

Perlu diperhatikan bahwa sonochi wa memiliki nuansa yang peduli, yaitu seolah-olah kita ingin tahu bagaimana keadaan atau perasaan orang yang mengucapkan terima kasih kepada kita.

Oleh karena itu, ungkapan ini cocok digunakan untuk menjawab ucapan terima kasih atas hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan, keselamatan, kebahagiaan, atau kepentingan orang lain.

Namun, jika kita merasa bahwa ucapan terima kasih tersebut tidak ada hubungannya dengan hal-hal tersebut, atau kita tidak ingin menanyakan kabar orang lain, maka kita bisa menggunakan ungkapan lain yang lebih sesuai.

Kesimpulan

Demikianlah artikel yang membahas tentang Mengucapkan sama sama memakai bahasa jepang yang harus di ketahui dan mengapa mereka penting untuk diterapkan dalam berkomunikasi dengan orang Jepang.

Mengucapkan sama sama adalah ungkapan yang digunakan untuk merespon ucapan terima kasih dalam bahasa Jepang. Dengan mengucapkan sama sama, kalian bisa menunjukkan rasa hormat, penghargaan, dan kerjasama kepada orang yang telah berterima kasih kepada Anda.

Bahasa Jepang sama-sama terdiri dari berbagai macam ungkapan, yang tergantung pada situasi, konteks, dan hubungan antara pembicara dan pendengar. Beberapa ungkapan yang paling umum dan penting adalah douitashimashite, iie, iie, kochira koso, dan sonochi wa. Ungkapan-ungkapan ini harus dijadikan sebagai cara yang harus dipelajari dan diterapkan oleh setiap orang yang ingin belajar bahasa Jepang atau berinteraksi dengan orang Jepang.

Bahasa Jepang sama-sama terdiri dari berbagai macam ungkapan, yang tergantung pada situasi, konteks, dan hubungan antara pembicara dan pendengar.

Beberapa ungkapan yang paling umum dan penting adalah douitashimashite, iie, iie, kochira koso, dan sonochi wa. Ungkapan-ungkapan ini harus dijadikan sebagai cara yang harus dipelajari dan diterapkan oleh setiap orang yang ingin belajar bahasa Jepang atau berinteraksi dengan orang Jepang.

Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan Kita tentang bahasa Jepang sama sama. Jika ada pertanyaan, saran, atau kritik, silakan tulis di kolom komentar di bawah ini. Terima kasih telah membaca artikel ini sampai habis. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!